Minggu, 23 November 2014


Kau bilang kau mencintaiku
Lalu mengapa kau pergi jauh. .
Aku tak tahu bagaimana caranya menjadi seseorang yang kau rindukan
Rasaku kelu melihat akhir pahit dari ilusi indah ini
Kapan aku akan bertemu denganmu lagi?
Kau pergi tanpa ucapkan selamat tinggal, tanpa sepatah katapun
Tak pernah kubayangkan kita kan berakhir sperti ini. .
Aku tak tahu apa yang terjadi di antara kita

Tapi tak ingatkan kau?
Alasanmu dulu mencintaiku
Kasih, ingatlah aku sekali lagi

Kapan terakhir kali kau memikirkanku?
Ataukah kau telah sepenuhnya menghapusku dari ingatanmu?
Sering kuberpikir dimanakah salahku Semakin banyak yang kulakukan, semakin sedikit yang kutahu

Malam ini aku kan tenggelam dalam penderitaan
Tolong. . . Bantu aku melupakanmu

You’re everything to me :”)
Namun, harus kuterbangun dari mimpi yang sempurna ini
Tak bisa terus kujalani kebohongan ini
Karena aku harus berpikir hanya tentangku saja
dan berpikir bahwa kau tak akan takut atau terkejut
jika aku tlah alami semua derita krna ikatan ini
kepingan yang terserak takkan terajut tuk selamatkan masa lalu kita
semua tlah sampai pada satu waktu terakhir ini
Kini kita harus relakan
Urgensi memenuhiku saat aku harus menahan banjir air mataku
Aku menolak menjadi budak dari ketampanan palsumu lagi

Di benakku
Darah bercucuran dari matamu
Sebuah kata pisah terakhir yang indah bagiku

Dan ku berharap mentari kan bersinar terang, 
suatu hari nanti kau kan mengingatku :*
 
"depa"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar